Skip to main content

PELUANG KEJADIAN

Peluang

Peluang merupakan perbandingan banyaknya suatu kejadian dengan banyaknya semua kemungkinan kejadian yang terjadi.

$P(A)=\frac{n(A)}{n(S)}$

Keterangan:

$P(A)$  :  Peluang kejadian A

$n(A)$  :  Banyaknya kejadian A

$n(S)$   :  Banyaknya semua kemungkinan kejadian

Contoh 1

Kelas 11 IPA-1 berjumlah 34 orang yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. tentukan peluang terpilih 1 orang laki-laki dari kelas sebagi utusan dari kelasnya dalam perlombaan.

Jawab;

misal A : kejadian terpilihnya 1 orang siswa laki-laki dari kelas 11 IPA-1

$n(A) = 16$

$n(S) = 34$

$P(A)=\frac{n(A)}{n(S)}$

$P(A)=\frac{16}{34}$

$P(A)=\frac{8}{17}$

Contoh 2

Percobaan pelemparan dua mata dadu bersamaan, tentukan peluang kejadian muncul jumlah dua mata dadu bernilai prima.

Jawab:

Dadu 1 2 3 4 5 6
1 1+1=2 1+2=3 1+3=4 1+4=5 1+5=6 1+6=7
2 2+1=3 2+2=4 2+3=5 2+4=6 2+5=7 2+6=8
3 3+1=4 3+2=5 3+3=6 3+4=7 3+5=8 3+6=9
4 4+1=5 4+2=6 4+3=7 4+4=8 4+5=9 4+6=10
5 5+1=6 5+2=7 5+3=8 5+4=9 5+5=10 5+6=11
6 6+1=7 6+2=8 6+3=9 6+4=10 6+5=11 6+6=12

       Misal : A merupakan kejadian muncul jumlah dua mata dadu bernilai prima.

                  $n(A)=15$

                  $n(S)=36$

       $P(A)=\frac{n(A)}{n(S)}$

       $P(A)=\frac{15}{36}=\frac{5}{12}$

       Jadi peluang kejadian muncul jumlah dua mata dadu bernilai prima adalah $\frac{5}{120}$

        Latihan 1

        1.  Calon ketua osis yang mendaftar terdiri dari 5 laki-laki dan 3 perempuan, peluang terpilihnya perempuan menjadi ketua Osis adalah ....

        2.   Fatih melambungkan dua mata dadu, tentukanlah peluang jumlah dua mata dadu bernilai lebih dari 3 dan kurang dari 9 adalah ....

       3.  Fatiyah melambugkan  tiga koin, masing-masing koin memiliki sisi gambar dan angka, peluang munculnya paling sedikit 2 buah sisi angka adalah ....


A.   CARA PENGAMBILAN SAMPEL

       1.  KAIDAH PENCACAHAN

       2.  

Comments

Popular posts from this blog

DIAGRAM PENCAR (SCATTER PLOT)

Capaian Pembelajaran :  Menggunakan diagram pencar untuk menyelediki dan menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik Tujuan Pembelajaran :      1.  Menyajikan diagram pencar dari sepasang data      2.  Menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik antara dua variabel Pengertian Diagram Pencar       Diagram pencar merupakan penyajian data dalam bentuk penyebaran titik-titik pada diagram kartesius yang berguna untuk menunjukkan ada atau tidaknya hubungan/korelasi antara dua variabel kuantitatif yang disebut dengan data bivariat. Jenis – jenis varibel variabel 1.          Variabel Bebas merupakan variabel yang memberikan pengaruh terhadap variabel lainnya. istilah lain dari variabel bebas yaitu variabel independen/variabel stimulus/ variabel input/variabel predictor/variabel anteseden yang disimbolkan dengan X   2.        Variabel terikat merupa...

TRANSLASI KURVA

  Misalkan sebuah fungsi $y=f(x)$ ditranslasi oleh matriks $T=\left(\begin{matrix}a\\b\end{matrix}\right)$. Pada fungsi awal kita punya variabel $\left(\begin{matrix}x\\y\end{matrix}\right)$ dan setelah ditranslasi maka terbentuk sebuah bayangan $\left(\begin{matrix}x’\\y’’\end{matrix}\right)$ sehingga; $\left(\begin{matrix}x’\\y’\end{matrix}\right)=\left(\begin{matrix}x\\y\end{matrix}\right)+\left(\begin{matrix}a\\b\end{matrix}\right)$ Atau kita tulis; $x’=x+a\to x=x’-a$ $y’=y+b\to y=y’-b$   Contoh 1: Persamaan garis $x+2y=3$ ditranslasi oleh matriks $T=\left(\begin{matrix}5\\3\end{matrix}\right)$ mempunyai persamaan bayangan berbentuk … Pembahasan: $\left(\begin{matrix}x’\\y’\end{matrix}\right)=\left(\begin{matrix}x\\y\end{matrix}\right)+\left(\begin{matrix}5\\3\end{matrix}\right)$   Sehingga; $x+5=x’$ $x+5-5=x’-5$ $x=x’-5$     ……………..(1) $y+3=y’$ $y+3-3=y’-3$ $y=y'-3$ ……………(2) Substitusi (1) dan (2) ke persamaan kurva/gar...

SOAL AKM MATRIKS

  7.   Jawab; a. BENAR B. Salah (seharusnya sama dengan g bukan h) C. Salah (seharusnya kotak silang bukan kotak dua) D. Salah E.  Salah 8.   Jawab; $A_{2\times 2} \times B_{2\times 2}$ karena banyak kolom A sama dengan banyak baris B (dapat dikalikan)  $B_{2\times 2} \times A_{2\times 2}$ karena banyak kolom B sama dengan banyak baris A (dapat dikalikan) $A_{2\times 2} \times C_{3\times 2}$ karena banyak kolom A tidak sama dengan banyak baris C (tida dapat dikalikan) $C_{3\times 2} \times A_{2\times 2}$ karena banyak kolom C sama dengan banyak baris A (dapat dikalikan) $B_{2\times 2} \times C_{3\times 2}$ karena banyak kolom B tidak sama dengan banyak baris C ( tidak dapat dikalikan) $C_{3\times 2} \times B_{2\times 2}$ karena banyak kolom A sama dengan banyak baris B (dapat dikalikan) jadi banyak perkalian yang dapat dilakukan adalah 6 9.   Matriks $L=\left(\begin{matrix}a&b&c\\1&2&3\\d&e&f\end{matrix}\right)$, jika ...